BBKP Soekarno-Hatta Menggagalkan Upaya Penyelundupan Puluhan Ribu Empedu dan Telur Ular Cobra

BBKP Soekarno-Hatta telah menggagalkan upaya penyelundupan puluhan ribu empedu dan telur ular cobra yang akan di bawa ke negara Hongkong. Barang bukti sebanyak 47.353 buah/14.000 Kg empedu ular cobra dan 1680 butir/37 Kg telur ular cobra telah diamankan.
Kepala BBKP Soekarno-Hatta Dr. Ir. M. Musyaffak Fauzi, Sh., M.Si mengatakan bahwa pemilik barang selundupan itu adalah warga negara China bernama Li Jiayu. namun pelaku berhasil meloloskan diri dan sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.Setelah diestimasi untuk 47.353 empedu diprediksi mencapai sekitar Rp 4,5 miliar, dan Tindakan pelaku dianggap melanggar UU no 16/1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan dengan ancaman maksimal 3 tahun penjara dan denda 150 juta

Penyelundupan empedu ular cobra BBKP Soekarno-Hatta

Kabid Wasdak drh. Wawan Sutian, M.Si memprediksi bahwa empedu dan telur tersebut akan dijadikan sebagai obat untuk stamina sexual pria.